| 1961 | Pagar Kawat Berduri | Diganyang oleh Partai Komunis Indonesia, diselamatkan oleh Presiden Soekarno, tetapi tetap tak bisa diputar di bioskop. |
| 1972 | Tiada Jalan Lain | Karena produsernya, Robby Tjahjadi, terlibat dalam kasus penyelundupan mobil mewah. |
| 1972 | Romusha | Dianggap dapat mengganggu hubungan dengan Jepang, pada masa Perang Dunia II melalui Pendudukan Jepang. |
| 1976 | Inem Pelayan Sexy | Diharuskan berganti judul dari judul semula "Inem Babu Seksi". |
| 1976 | Saidjah dan Adinda | Judul berubah dari "Max Havelaar" dan menggambarkan Max Havelaar yang berhati mulia, sementara penguasa pribumi justru mengisap rakyat. |
| 1977 | Wasdri | Skenarionya dianggap bisa menyinggung pejabat Kejaksaan Agung, karena Wasdri, buruh angkut di Pasar Senen, Jakarta, hanya diberi upah oleh seorang istri jaksa hanya separuh dari yang biasanya ia terim… |
| 1977 | Yang Muda, Yang Bercinta | Dianggap mengakomodasi teori revolusi dan kontradiksi dari paham komunis. |
| 1978 | Bung Kecil | Isinya tentang orang muda yang melawan feodalisme. |
| 1978 | Bandot Tua | Dipangkas habis-habisan dan diganti judulnya menjadi "Cinta Biru", karena kata “Bandot” dinilai bermakna negatif. |
| 1978 | Jurus Maut | |
| 1978 | Kuda-Kuda Binal | |
| 1978 | Petualang-Petualang | Judulnya diharuskan diubah dari “Koruptor, Koruptor”. Film ini mengisahkan berbagai bentuk korupsi besar-besaran. |
| 1982 | The Year of Living Dangerously | Film Australia tentang Jakarta di bawah masa Demokrasi Terpimpin pada tahun 1965. Film ini sempat dilarang pada masa Orde Baru karena dianggap menggambarkan sesuatu yang tidak sesuai dengan sejarah. D… |
| 1983 | Buah Hati Mama | Memuat dialog tentang kakek yang pintar menyanyi karena berteman dengan mantan Kapolri Hoegeng Iman Santoso. Bagian ini dipangkas habis. |
| 1984 | Tinggal Landas | Sutradaranya, Sophan Sophiaan, diminta menambahkan kata "Buat Kekasih" menjadi "Tinggal Landas buat Kekasih" (1984), karena Indonesia saat itu sedang dalam proses "tinggal landas". |
| 1988 | Pembalasan Ratu Laut Selatan / Lady Terminator (Internasional) | Film ini dianggap sangat menghebohkan saat dirilis karena menonjolkan unsur eksploitasi kekerasan dan seks. Setelah banyak protes masyarakat, film ini ditarik dari peredaran oleh Badan Sensor Film (BS… |
| 1989 | Kanan Kiri OK | Diharuskan berganti judul dari judul semula "Kiri Kanan OK", karena kata 'Kiri' memberi kesan PKI. |
| 1989 | Nyoman dan Presiden | Diminta agar judulnya diubah menjadi Nyoman dan Bapaknya, Nyoman dan Kita, Nyoman dan Bangsa, Nyoman dan Merah Putih, atau Nyoman dan Indonesia. Film ini akhirnya berjudul "Nyoman Cinta Merah Putih". |
| 2001 | Merdeka 17805 | Film Jepang tentang andil Tentara Kekaisaran Jepang dalam proses kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945. |
| 2004 | Satu Kecupan | Film ini semula berjudul "Buruan Cium Gue" atau "Boleh Cium Gue". Diprotes oleh Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym (pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhiid) dan Majelis Ulama Indonesia, karena dianggap… |